By | April 17, 2021
Suzuki Dealer Surabaya

Suzuki Dealer Surabaya – Tanpa mulai kita telah memasuki bulan Ramadan 1442 H atau bertepatan bersama th. 2021 M. Umat Islam lagi menjalankan ibadah puasa selama satu bulan penuh. Menjalani aktivitas sehari-hari pada waktu berpuasa pastinya jadi tantangan tersendiri, keliru satunya ketika kita perlu berkendara.

Badan yang lemas dikarenakan menghambat lapar, kekurangan cairan dikarenakan menghambat dahaga sanggup kurangi konsentrasi waktu berkendara, agar berpotensi turunkan segi keamanan dalam berkendara. Untuk itu, agar tetap safe dan nyaman, Suzuki Indonesia memberikan kiat-kiat berkendara pada waktu berpuasa.

Menurut Hariadi, Asst. to 4W, 2W & Marine Service Dept. Head PT SIS, ada lebih dari satu hal perlu yang perlu diperhatikan waktu berkendara dalam keadaan berpuasa, yaitu:

  • Persiapan Sebelum Berkendara

Pengendara perlu perhitungkan lebih dari satu hal sebelum akan berkendara, lebih-lebih ketika berkendara dalam jarak yang lama atau jauh. Hal berikut di antaranya adalah buat persiapan kebutuhan waktu dapat lakukan perjalanan.

Salah satu contohnya, kalau perjalanan dilakukan mendekati waktu magrib bawalah makanan dan minuman untuk berbuka puasa di perjalanan. Agar membuka puasa tidak mengganggu konsentrasi berkendara, sebaiknya pengendara melacak area yang safe untuk berhenti sejenak.

  • Hindari Hal-hal yang Menyebabkan Kantuk

Hal yang kerap berjalan waktu berpuasa adalah timbulnya rasa kantuk berlebih dibandingkan biasanya. Oleh dikarenakan itu, bagi pengemudi mobil upayakan agar tidak menyetel suhu AC sangat dingin dikarenakan hawa dingin sanggup menaikkan rasa kantuk. Hal lain yang tak kalah perlu untuk kurangi kantuk waktu berkendara adalah bersama perhatikan pola dan style makanan yang dikonsumsi waktu sahur.

  • Pentingnya Konsentrasi

Konsentrasi adalah hal yang sangat perlu dalam berkendara. Salah satu yang turunkan konsentrasi bersama drastis adalah rasa kantuk. Apabila mengantuk waktu mengemudi, jangan memaksakan diri. Segera menepi dan beristirahat hingga rasa kantuk berikut sangat hilang.

  • Mengendalikan Diri

Kemacetan dan kesemrawutan di jalanan, disempurnakan pengemudi lain yang sembarangan waktu berkendara tak jarang memancing emosi. Hal ini justru berdampak tidak baik dan dapat turunkan konsentrasi. Sehingga perlu untuk mengendalikan diri dalam keadaan tersebut. Ingat, esensi puasa itu sendiri adalah sistem melatih pengendalian diri.

  • Manfaatkan Teknologi

Hal yang tak kalah perlu adalah memakai teknologi layaknya google maps, aplikasi waze, atau yang lainnya untuk memperoleh rute yang paling cepat dan dekat, agar tenaga dan asumsi tidak terkuras dikarenakan jalanan yang macet.

“Mengemudi waktu menjalankan puasa seringkali mempengaruhi faedah kognitif dan memberikan pengaruh pada pengemudi layaknya capek dan mengantuk agar sanggup kurangi konsentrasi.

Kami harap strategi berikut sanggup diterapkan agar pengemudi tetap perhatikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan waktu berkendara dalam keadaan berpuasa, baik untuk diri sendiri maupun orang lain,” tutup Hariadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *